Pandemi Corona Mengubah Cara Jualan Mobil, Ini yang Dilakukan Suzuki
Terbit : Mei 4, 2020 | Kat : Berita Terbaru | 0

Pandemi Corona Mengubah Cara Jualan Mobil, Ini yang Dilakukan Suzuki

Saat kondisi pandemi virus Corona atau Covid-19 terjadi di Indonesia, banyak orang yang mengurangi aktivitas sosialnya untuk mencegah penularan. Begitu juga dalam perilaku masyarakat dalam membeli mobil, yang pastinya mengurangi untuk pergi ke dealer dan menahan untuk tidak membeli kendaraan.

Melihat hal tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberlakukan kebijakan hygiene commitment untuk memastikan keselamatan dan kesehatan konsumen.

Dijelaskan Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS, pihaknya menerapkan kebijakan hygiene commitment untuk seluruh dealer, dalam upaya mencegah dan meminimalkan penyebaran Virus Corona, seperti penyemprotan disinfektan untuk semua unit test drive dan unit yang dibeli pelanggan, layanan home test drive, atau penggunaan masker dan physical distancing di area dealer.

“Semua ini kami lakukan untuk memastikan keamanan seluruh pelanggan kami dan tentunya sejalan dengan aturan pemerintah mengenai social distancing maupun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” ujar Donny dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, jumat (1/5/2020).

Hygiene Commitment

Sementara itu, hygiene commitment atau komitmen higienis merupakan kebijakan ketat untuk operasional diler, berupa pedoman-pedoman yang mengatur bagaimana dealer harus beroperasi dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan, sehingga dapat memberikan ketenangan kepada pelanggan yang berinteraksi dengan dealer Suzuki.

Suzuki memastikan setiap kendaraan yang dibeli akan diantar ke rumah pelanggan setelah disemprot cairan disinfektan yang sesuai. Petugas yang mengantarkannya pun menggunakan masker, sarung tangan, serta menjaga jarak aman dengan pelanggan.

Bahkan untuk persyaratan pembeliannya tak perlu khawatir, karena dapat dilakukan secara daring.

Dealer di Luar Wilayah Aturan PSBB

Semua prosedur ketat dalam berinteraksi dengan pelanggan tersebut, berlaku di seluruh dealer Suzuki yang berada di daerah-daerah yang belum menerapkan PSBB. Sementara untuk daerah yang telah menerapkan PSBB, dealer Suzuki di wilayah tersebut sepenuhnya mematuhi peraturan PSSB daerah setempat.

“Di masa yang sulit ini kami ingin tetap memastikan bahwa seluruh konsumen kami tetap dapat menikmati produk dan layanan kami namun tetap merasa aman dan nyaman. Selain itu, tentunya kami juga memastikan seluruh karyawan Suzuki dan diler resmi kami juga tetap aman selama melayani pelanggan,” tutup Donny.

Sumber: Liputan6.com

Related Post
Catatan Positif Suzuki XL7 di Tengah Pandemi Corona Covid-19
Terbit : 4 Mei 2020

Catatan Positif Suzuki XL7 di Tengah Pandemi Corona Covid-19

Sebagai pendatang baru, Suzuki XL7 cukup mendapat respon positif. Beberapa bulan usai peluncuran, ribuan unit telah terjual. “Penjualan wholesale XL7 (periode) 15 Februari hingga 31 Maret mencapai 3.985 unit. Masih...
Kemenperin Minta Produksi Ventilator untuk Lawan Corona Covid-19, Ini Tanggapan Pabrikan Otomotif
Terbit : 4 Mei 2020

Kemenperin Minta Produksi Ventilator untuk Lawan Corona Covid-19, Ini Tanggapan Pabrikan Otomotif

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengimbau produsen otomotif untuk memproduksi alat kesehatan, seperti ventilator atau alat bantu pernapasan di tengah merebaknya virus Corona Covid-19 di Indonesia. Menanggapi pernyataan tersebut, pabrikan...
0 Komentar